Agenda

Mendaki dan Jatuh Hati Pada Perjumpaan-Perjumpaan Spiritual

Lereng-Lereng Terjal, Perjumpaan-Perjumpaan Spiritual, Penginapan-Penginapan Onsen, Sungguh-Sungguh Pemandangan Yang Indah

Ke Bawah

Perjalanan dua hari ini meliputi pendakian dan jalan menurun tersulit dari Rute Nakahechi, namun ganjarannya adalah panorama gunung dan samudera yang spektakuler, serta sejumlah perjumpaan-perjumpaan spiritual. Sumber-sumber air panas yang hangat dan bergelegak, sisa-sisa peninggalan rumah teh kuno, pintu masuk ke ranah spiritual tempat orang-orang yang telah meninggal dunia, dan tempat dewa-dewi Kumano bersua untuk minum teh; semuanya menanti pada perjalanan yang menantang namun tentu saja membawa pada kepuasan.

Lereng-Lereng Terjal

Mendaki jalan berbatu dan tangga-tangga batu

Ambillah beberapa tanjakan tersulit dari Rute Nakahechi termasuk di antaranya Lereng Dogiri-zaka yang "Mengiris Tubuh" dan pendakian ke pemukiman orang-orang mati.

Moja-no-Deai area

Perjumpaan-Perjumpaan Spiritual

Pertemuan metafisik dengan dewa-dewi dan roh-roh

Sambut mereka yang telah meninggal dunia di Moja-no-Deai—suatu area di mana roh-roh berkumpul—dan mampir ke pesta teh para dewa di Batu Waroda-ishi.

Moja-no-Deai area

Penginapan-Penginapan Onsen

Mencelupkan diri ke dalam kolam-kolam dan sungai air panas berbatu

Bermalam di resor onsen tertua di Jepang dan berendam di pemandian privat untuk dua orang dan pemandian umum yang bisa menampung seribu orang.

Katsuura

Sungguh-Sungguh Pemandangan Yang Indah

Panorama yang membentang dari jalur-jalur pegunungan

Hadiah bagi Anda yang telah mendaki dan meniti lereng-lereng terjal adalah panorama dari kecantikan alami di sekitar Anda—dari titik pandang Hyakken-gura dan dari puncak Jalur Funami-toge.

Hyakken-gura

Nikmati perjalanan udara menuju bandara Nanki-Shirahama untuk mulai menjelajahi Wakayama. Japan Airlines menawarkan tiket perjalanan domestik dengan harga terjangkau melalui JAL Japan Explorer Pass. Situs web Berbahasa Inggris yang mudah digunakan ini membuat pemesanan tiket pesawat jadi sangat mudah.

Untuk dapat mencapai area Shirahama dan Kii-Tanabe, naiklah Kuroshio Limited Express. Menyusuri pemandangan indah pesisir pantai Wakayama saat melaju melalui titik-titik naik utama di area tersebut, keretanya berangkat dari Stasiun Kyoto, melewati Shin-Osaka dan Tennoji, mencapai tujuan dalam waktu dua setengah jam lebih sedikit. Layanan ini sudah termasuk dalam Kartu Akses Japan Rail.

Dari sana, pilihan terbaik Anda adalah naik bus. Bus dari Bandara Shirahama--berhenti dan kadang pula berangkat dari Halte Kii-Tanabe--meluncur menuju area sanggraloka pemandian air panas Onsen Kawatu, Yunomine, dan Watarase.

Kiat: Pilihan perjalanan lain dari dan keseluruh Jepang tersedia

1 Bermalam

Kawayu: Sungai Otogawa merupakan pusat perhatian dari kota Onsen Kawayu. Air panas geotermal membuih hingga permukaan sungai menyediakan sumber air panas besar seukuran sungai.

Yunomine: Dusun kecil yang tersembunyi di atas pegunungan Kumano, Onsen Yunomine merupakan rumah dari salah satu sanggraloka sumber air panas tertua di seluruh Jepang.

Wataze: Pemandian outdoor besar adalah bintang utama dari area sumber air panas Wataze Onsen.

Setelah sarapan, Anda bisa menaiki bus dalam kota yang sama yang telah membawa Anda ke tujuan onsen Anda dan tempuhlah perjalanan selama 15-20 menit sampai ke Halte Bus Ukegawa. Pos awal pendakian dapat dicapai hanya dengan berjalan kaki singkat ke arah selatan dari halte bus. Anda bisa membeli minuman dan camilan dari toko (tutup setiap Rabu) sebelum memulai pendakian Anda. Bagian pertama adalah pendakian bertahap melalui hutan-hutan pohon aras dan pohon sipres yang membawa Anda meniti sepanjang punggung gunung 

20 min 〜

2 Hyakken-gura

Sekitar lima kilometer mendaki, Anda akan sampai di titik penentu Hyakken-gura. Anda akan mendapati tiba-tiba hutan terputus dan memasuki bukaan di mana panorama yang menakjubkan dari Pegunungan Kumano di sekitar akan menyapa Anda. 

Lihat di Peta
Lihat di Peta
1 h 30 min 〜

3 Sisa-Sisa Peninggalan Rumah Teh Sakura-jaya

Begitu Anda telah mengatur napas Anda, lanjutkanlah perjalanan Anda melalui jalan setapak yang mendaki dan menurun, menuju ke sisa-sisa peninggalan Rumah Teh Sakura-jaya. Pemandangan yang ditawarkan di sini lebih mengesankan, sungguh sayang rumah teh tersebut tidak ada lagi. Meskipun demikian, terdapat tempat berteduh terbuat dari kayu di mana Anda dapat mengistirahatkan kaki Anda sejenak. 

Lihat di Peta
Lihat di Peta
1 h 20 min 〜

4 Ke Dalam Lembah

Mulai dari sini adalah perjalanan menuruni lereng, sebab jalur perjalanan menukik ke lembah di bawah. Sementara Anda mendekati dasar lembah, Anda akan berjalan pada sederetan batu yang membentuk jalan setapak. Berhati-hatilah bila cuaca hujan sebab jalur ini akan menjadi sangat licin. 

5 Bermalam di Koguchi

Saat Anda tiba di dasar lereng, Anda berada tidak jauh dari desa kecil Koguchi—tempat Anda untuk beristirahat dan bermalam. Ada beberapa pondok, wisma dan fasilitas onsen di Koguchi—termasuk sebuah sekolah menengah pertama yang telah diperbaiki—di mana Anda bisa mengambil manfaat dari makanan yang bergizi, lingkungan sekitar yang damai serta keramahtamahan yang hangat. Sungai Akagigawa yang mengalir sepanjang Desa Koguchi merupakan tempat yang tepat untuk berenang di musim panas, jadi bawalah baju renang Anda. 

6 Batu Waroda-ishi

Beberapa titik akomodasi Koguchi menawarkan kotak makan siang bento untuk Anda bawa saat Anda berangkat. Terimalah tawaran ini, karena tidak ada tempat bagi Anda untuk makan siang di bagian rute yang sulit ini. Pastikanlah untuk mengisi perut Anda dengan sarapan, lalu berjalanlah menuju Batu Waroda-ishi—sebuah tempat di mana dewa-dewi Kumano bertemu dan mengobrol sambil minum secangkir teh.

Lihat di Peta
Lihat di Peta

7 Dogiri-zaka

Simpanlah tenaga Anda untuk mendaki Dogiri-zaka. Ini adalah pendakian yang panjang dan terjal, sebagaimana julukan yang diberikan kepadanya, "Lereng yang Mengiris Tubuh". Lakukan perjalanan dengan pelan tapi pasti dan berhentilah untuk beristirahat jika Anda memerlukannya.

Lihat di Peta
Lihat di Peta

8 Sisa-Sisa Peninggalan Rumah Teh Jizo-jaya

Saat Anda berhasil mendaki Dogiri-zaka, Anda akan menemukan diri Anda di puncak Jalur Echizen-toge. Jalan setapak yang Anda lewati akan membawa Anda turun dan menukik sampai ke sisa-sisa peninggalan Rumah Teh Jizo-jaya. Di sini Anda akan menemukan tempat berteduh yang menudungi patung-patung Jizo—patung-patung kecil yang dipercaya menjadi pelindung anak-anak dan bayi-bayi yang tak-dilahirkan. Di sini juga terdapat toilet dan sebuah mesin jual otomatis.

Lihat di Peta
Lihat di Peta

9 Moja-no-Deai

Menuju ke selatan, Anda akan sampai di lereng terjal yang lain, yang mengarah ke Moja-no-Deai—pemukiman orang-orang mati. Legenda setempat mengisahkan bahwa jiwa-jiwa dari orang mati melayang naik hingga ketinggian ini lalu menghuni area tersebut.

10 Jalur Funami-toge

Dengan banyaknya waktu yang dihabiskan di bawah kanopi pepohonan yang menjulang tinggi, Anda akan gembira ketika mencapai Jalur Funami-toge di mana Anda disuguhi dengan luasnya pemandangan Samudera Pasifik, serta pegunungan Kumano yang bergerigi dan tebing laut sebagai pesisir. Lihat, apakah Anda bisa melihat kota Katsuura—disitulah Anda akan beristirahat malam ini.

11 Nachisan

Sekali lagi, jalan setapak menukik turun, kali ini mengarah ke pusat spiritual kota Nachisan. Susurilah jalan setapak ini dan turunilah undakan tangga batu, di mana Anda akan disambut oleh dewa—yakni Air Terjun Nachi yang didewakan, dengan hempasan airnya yang menggelegar; serta Kuil Seiganto-ji berwarna merah vermiliun cemerlang yang berdiri di hadapan Air Terjun Nachi. Dari halte bus Nachi-no-Taki-mae—yang sangat memudahkan Anda karena berlokasi di dekat air terjun—Anda dapat naik bus dalam kota ke Kii-Katsuura.

Lihat di Peta
Lihat di Peta

9 Bermalam di Katsuura

Kota memancing kuno Katsuura terkenal oleh sumber-sumber air panasnya yang menawarkan kesempatan untuk melepas penat setelah petualangan spiritual Anda. Sejumlah hotel besar dilengkapi sumber air panas yang terletak di lokasi alami nan unik, berikut juga pesanggrahan dan wisma yang lebih kecil.

Entah anda berencana untuk menjelajahi wilayah lain di Prefektur Wakayama ataupun melanjutkan ke tujuan yang lebih jauh, kereta Express Kuroshio berhenti di Kii-Katsuura, dan melintas menuju ke Kii-Tanabe, dan Bandara Shirahama—bandara tersebut menyediakan layanan penerbangan harian menuju Tokyo. Memungkinkan juga bagi Anda untuk pergi ke arah utara menuju Osaka dan Kyoto dengan menggunakan kereta Express Kuroshio ini.