Agenda

Koyasan ke Kumano: Agenda Perjalanan Terlengkap Wakayama

Telusuri jantung pergunungan Wakayama dan jelajahi dua daerah yang paling terminal dari wilayah ini.

Ke Bawah

Ketika mengunjungi Wakayama dan pegunungan Peninsula Kii, kadangkala keterbatasan waktu dan logistik perbekalan menempatkan pengunjung dalam pilihan sulit antara mejelajahi kota kuil Koyasan di puncak atau menelusuri rute-rute peziarahan dan situs-situs keramat di Kumano. Kini, berkat adanya bus yang tiap hari beroperasi dalam menghubungkan tempat-tempat terkenal di Wakayama, Anda dapat menikmati kedua-duanya.

Selama puncak musim panas dan musim gugur, terdapat layanan bus harian langsung dari Bandara Internasional Kansai ke Koyasan. Bus berangkat dari bandara di pagi menjelang siang dan sampai di Koyasan pada awal tengah hari. Perjalanan ini hanya memakan waktu dua jam dan tiket bisa dibeli daring.

Jika sampai siang penerbangan Anda belum juga tiba, naikilah bus ke Kota Wakayama dan dilanjutkan dengan naik kereta. Pilihan lainnya adalah menaiki kereta ke Osaka dan melanjutkan perjalanan dengan bus yang mengarah ke Gokurakubashi/Koyasan dari Stasiun Namba.

Untuk saran-saran perjalanan serta informasi lebih lanjut dan terperinci, kunjungi agenda perjalanan Koyasan kami.

2 jam 3 mins 〜

1 Okuno-in (biara dalam)

Layanan bus langsung dari bandara melakukan dua kali pemberhentian di Koyasan. Pemberhentian pertama adalah Dai-mon/Gerbang Agung yang merupakan pintu masuk ke kompleks kuil di puncak gunung, sementara pemberhentian kedua adalah Okuno-in (biara dalam), bangunan yang paling memesona dari seluruh kuil.

Anda dapat turun di Dai-mon dan menusuri kota kuil, atau dapat mengikuti bus sampai Okuno-in. Jalur ini akan membawa Anda melewati dataran laksana hutan yang sangat menakjubkan. Akan terdapat batu-batu nisan kuno yang merupakan makam dari para samurai Jepang yang sangat terkenal dan beberapa tokoh bersejarah lainnya dan dihiasi deretan lentera batu yang terpahat dengan eloknya.

VIEW ON MAP
VIEW ON MAP

2 Penginapan Kuil

Salah satu hal yang disorot dalam kunjungan ke Koyasan adalah menginap di kuil. Dari 117 kuilnya, hampir separuh menyediakan layanan penginapan. Setiap kuil memiliki karakter dan daya tariknya tersendiri, namun semua kuil akan menyambut Anda dengan hangat dan secara saksama menyiapkan kuliner khas Buddhisme. Banyak dar kuil-kuil ini mempersilakan para tamu untuk ambil bagian dalam sesi-sesi meditasi, ibadah pagi, dan ritual lainnya. Untuk memaksimalkan pengalaman Anda menginap di kuil, kami anjurkan untuk check-in sesegera mungkin.

Untuk menemukan kuil terbaik bagi Anda, sila cek melalui Asosiasi Koyasan Shukubo.

Pilihan: Kuil Induk Kongobu-Ji

Jika Anda memiliki waktu senggang sebelum makan malam atau enggan untuk langsung check-in ke kamar Anda, banyak tempat menarik yang bisa Anda telusuri. Kongobu-ji, dengan taman batu yang membuat Anda menahan napas saking indahnya serta memiliki koleksi lukisan-lukisan panel eksotis, merupakan pilihan yang sangat baik.

Jalur peziarahan menyusuri Wakayama menghubungkan Koyasan dengan situs-situs keramat di Kumano. Kini terdapat layanan bus yang dapat mengurangi waktu tempuh Anda dari beberapa hari ke hanya beberapa jam saja.

Bus-bus berangkat dari Stasiun Koyasan setiap pagi dan terdapat keberangkatan siang hari khusus pada akhir pekan. Perjalanan ke Kumano menempuh kurang sedikit dari lima jam, sudah termasuk beberapa pemberhentian singkat. Anda perlu untuk berganti bus sebanyak dua kali, namun tiket Anda tetap berlaku sepanjang seluruh perjalanan.

Meskipun tiket dapat dibeli di dalam bus, dianjurkan untuk memesan tiket secara daring. Jadwal perjalanan dan informasi terperinci lainnya tersedia di sini.

4 jam 50 mins 〜

3 Kumano

Pemandangan yang indah mewarnai perjalanan Anda selama menyusuri pegunungan Kii ke Kumano. Ini mencakup melewati pedesaan yang sederhana dengan sumber air panasnya serta pemandangan gunung-gemunung yang dramatis, sebelum Anda mengakhiri perjalanan di Kuil Besar Kumano Hongu. Anda bisa memilih untuk tinggal dan berkeliling di area kuil, atau berkendara singkat dengan bus selama 20 menit ke Onsen Yunomine lalu berendam dan bersantai di pemandian sumber air panas.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai daerah Kumano dan onsen-onsen sumber air panas seperti Onsen Yunomine ini, lihat agenda perjalanan Kumano kami.

4 Menginap di ryokan (penginapan kecil khas Jepang)

Setelah menjelajahi onsen sumber air panas Yunomine, Anda dapat check-in ke salah satu ryokan setempat. Beberapa dari penginapan tradisional Jepang ini dikelola oleh keluarga dan dapat dilacak berumur sampai berabad-abad sebelumnya. Azumaya adalah salah satu ryokan terbaik di daerah tersebut dan dapat ditempuh hanya tinggal menyeberang dari pemberhentian bus di Yunomine. Ryokan Azumaya ini sudah ada sejak era Edo (1603-1868).

VIEW ON MAP
VIEW ON MAP

5 Jalur Peziarahan Kumano Kodo

Perjalanan ke wilayah Kumano tidak akan lengkap tanpa berjalan menyusuri Kumano Kodo yang terkenal. Satu bagian dari jalur peziarahan kuno ini, jalur Dainichi-goe, membentang dari Yunomine sampai ke kuil besar di Hongu. Ikutilah jalur dari Kuil Yunomine-oji, yang terletak di belakang tempat pemandian kecil Tsuboyu. Meskipun hanya berjarak 3.5km, waktu tempuh dapat mencapai 2 jam dengan istirahat sejenak beberapa kali selama perjalanan.

Peta dengan jalur yang lebih terperinci tersedia di situs milik Biro Turisme Kumano.

6 Kuil Besar Kumano Hongu Taisha

Jalur Dainichi-goe mengarah ke areal Kuil Besar Kumano Hongu, satu dari tiga kuil tersakral di Kumano Sanzan. Jangan sampai Anda melewatkan bangunan utama kuil ini. Kuil Besar Kumano Hongu ini adalah mahakarya yang menjadi epitome dari arsitektur kuil Jepang.

7 Kertas Kumano Washi Otonashi

Hanya dengan berjalan kaki singkat dari kuil, Anda akan mendapati studio pembuatan kertas. Bahkan sampai pada hari ini, pengrajin di sana membuat washi secara manual, cara yang sama yang selalu dilakukan selama berabad-abad. Hanya dengan biaya yang murah Anda dapat mempelajari proses pembuatan kertas dan mencicipi kerajinan tangan itu.

VIEW ON MAP
VIEW ON MAP

8 Pusat Warisan Budaya Kumano Hongu: Bersepeda

Untuk berkeliling menjelajahi wilayah Hongu di siang hari, kunjungilah Pusat Warisan Budaya Kumano Hongu. Di ruang pameran terdapat pusat informasi wisatawan di mana Anda dapat menyewa sepeda-sepeda bertenaga baterai yang seusai digunakan bisa Anda kembalikan ke empat lokasi yang tersedia (termasuk Azumaya di Yunomine).

VIEW ON MAP
VIEW ON MAP

Setelah mengunjungi Hongu, jadikanlah Shingu—dimana terdapat Kuil Besar Kumano Hayatama Taisha—sebagai pemberhentian Anda selanjutnya. Bus-bus yang menuju ke Shingu dapat Anda naiki dari Yunomine, atua dari daerah onsen-onsen sumber air panas serta dari pemberhentian bus di depan Kuil Besar Kumano Hongu Taisha. Layanan bus ini lebih banyak beroperasi pada pagi hari.

9 Wisata Perahu di Sungai Kumano

Kebanyakan bus-bus yang mengarah ke Shingu berhenti di Hitari, di mana perahu-perahu tradisional dengan gaya gondola membawa Anda menyusuri Sungai Kumano ke Kuil Besar Hayatama Taisha. Ini adalah pengalaman sekaligus cara yang mengasyikkan untuk sampai ke kuil. Wisata perahu ini beroperasi sebanyak dua kali setiap harinya, pada pukul 11.00 dan pukul 14.30, dan berlangsung selama 90 menit.

10 Kuil Kamikura-jinja

Tentu saja Kuil Besar Kumano Hayatama patut dikunjungi, namun lain halnya dengan Kamikura-jinja, yang menawarkan pemandangan fantastis. Kamikura-jinja merupakan sebuah kuil kecil yang bertengger di bibir tebing, dan tampak seolah sedang menahan sebongkah batu besar agar tidak menggelongsor ke kota di bawah. Bentuk mendakinya yang curam serta jalan-jalan berbatu yang tidak rata adalah keseruan tersendiri. Anda mungkin juga akan tertarik untuk mengetahui bahwa Kamikura-jinja adalah situs asli dari Kuil Besar Hayatama Taisha.

Rel kereta yang membujur di bagian Barat menghubungkan Shingu dengan Kota Wakayama juga dengan Osaka. Sementara rel kereta yang membujur di sisi Timur membelah Prefektur Mie ke arah Nagoya. Sebagai pusat transportasi di Wakayama bagian selatan, Shingu adalah tempat yang ideal untuk mengakhiri perjalanan Koyasan-Kumano Anda. Bila Anda masih memiliki waktu luang untuk dinikmati di daerah tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengunjungi Kuil Nachisan Seiganto-ji atau Shirahama.

Pilihan: Kuil Nachisan Seiganto-ji

Anda bisa berkendara singkat dengan bus baik dari Stasiun Nachi maupun dari Stasiun Kii-Katsuura menuju ke Nachisan. Area Nachisan adalah rumah bagi air terjun tertinggi di Jepang sekaligus kuil ketiga dari tiga kuil besar yang paling sakral atau dihormati di Kumano. Di sebelah kuil besar ini adalah Kuil Seiganto-ji yang memiliki pagoda berwarna merah terang.

Pilihan: Shirahama

Berjarak separuh jalan dari Kota Shingu ke Wakayama, Shirahama adalah resor pantai yang ramah keluarga. Bila cuaca tengah baik, Anda dapat berjemur di hamparan pasir putih Pantai Shirahama. Atau, Anda bisa mengunjungi Adventure World: di mana kebun binatang, taman safari, dan taman hiburan tematik menjadi satu. Terdapat pula banyak sumber air panas tepi laut di Shirahama.